Ayu Galuh Anggraini

Enaknya ngunyah kembang di Jeju Story

In Jalan-jalan, Jeju - Korea, WOW Korea Supporter Indonesia on November 20, 2015 at 11:48 pm

Masih jelas di ingatan ketika Suzanna (almh) mengatakan bahwa beliau suka makan kembang melati setiap hari. Saya pun begidik, tapi penasaran. Akhirnya saya pun iseng-iseng memetik kembang melati milik tetangga dan mencicipinya. Rasanya? Tentu saja pahit-pahit gimanaaa gtu. Atau ketika suatu ketika saya disodori minuman juice bunga mawar yang berbau wangi tapi rasanya agak aneh. Hehehe.

Ketika di Jeju, kami diajak untuk mengunjungi Jeju Story. Saya jujur tidak ada gambaran seperti apa tempatnya. Hujan pun masih mengguyur ketika kami sampai di lokasi. Dengan berlari-lari kecil saya menuju ke pintu masuk dan disambut oleh seorang ahjussi. Si bapak ini menjelaskan apa itu jeju story dan tanpa basa basi si bapak mempersilakan kami mencicipi bunga yang ada disana. Muka saya seketika berubah…

“heee? Makan kembang?”

Si bapak juga sekilas menjelaskan tentang batu-batuan yang menjadi ciri khas jeju. Batu yang terbuat dari lava yang membeku ini tersebar di seluruh jeju dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jeju. Mulai dari bahan bangunan hingga untuk kesehatan yaitu memurnikan air sehingga air dari Jeju berbeda dari wilayah lainnya di Korea. Air dari Jeju merupakan air yang terbaik dan menjadi salah satu sumber pendapatan pulau ini.

papan nama "Jeju Story"

papan nama “Jeju Story”

Batu-batuan khas Jeju yang nantinya akan menjadi project kami di sini

Batu-batuan khas Jeju yang nantinya akan menjadi project kami di sini

Tidak lama kami semua masuk ke dalam bangunan yang dari luar lebih mirip seperti pabrik. Tapi setelah masuk ke dalam saya terkagum-kagum. Ternyata di dalam ada showroom aneka produk kosmetik berbahan alami dari Jeju dan juga ada mini resto serta semacam ruangan untuk sesuatu yang akan kami pelajari nantinya. Wow! Mendadak saya betah disini.

bagian dalam Jeju Story yang sungguh nyaman

bagian dalam Jeju Story yang sungguh nyaman

displaynya bagus dan bikin betah yang belanja *mata berbinar-binar

displaynya bagus dan bikin betah yang belanja *mata berbinar-binar

Cokelat jeruk khas Jeju juga dijual di sini, tentunya dengan gaya yang berbeda

Cokelat jeruk khas Jeju juga dijual di sini, tentunya dengan gaya yang berbeda

Abalone dan salad bunga

Jennifer meminta kami untuk menempati kursi-kursi yang tersedia. Meja penuh dengan makanan yang cantik. Iya, kalian tidak salah baca kok. Makanannya cantik karena dihiasi dengan bunga dan baunya wangi. Tapi bunga ini bisa dimakan loh dan kalian harus memakannya. Hahaha..

Ini dia full course-nya. Lengkap sekali ya, mulai nasi abalone, salad, miso sup, banchan, minuman dan yogurt

Ini dia full course-nya. Lengkap sekali ya, mulai nasi abalone, salad, miso sup, banchan, minuman dan yogurt

close up salad yang berbunga-bunga.

close up salad yang berbunga-bunga.

Menu kami hari itu adalah nasi goreng abalone yang ditempatkan dalam cangkang abalone, banchan (kimchi dan acar), salad sayuran dan bunga, minumannya adalah sari kaktus. Rasanya sayang deh mau dimakan. Akibatnya beberapa sibuk memfoto makanan cantik ini berulang-ulang sementara saya sudah menghabiskan 2 porsi (cangkang) abalone. Rasanya? Hambar tentu saja karena di resto ini memang mengedepankan kesehatan jadi minim bumbu dan big no to MSG. Saladnya enak dan rasa bunganya pun enak. Bunga yang berwana pink tua rasanya lebih pahit. Hanya bunga organik yang bisa dimakan yaa, bukan sembarang bunga. Juaranya adalah minuman sari kaktus. Sayang mereka gak jual produk itu sebagai oleh-oleh (gatel pengen beli).

Mari membuat wewangian
Kami memasuki ruangan bernuansa putih dan disambut 2 orang perempuan berbaju putih pula. Dihadapan kami ada botol kosong, aneka bunga dan juga botol-botol lain berisi cairan. Kemudian, salah satu instruktur meminta kami mengisi botol kosong dengan bunga-bunga kering sesuai selera dan menambahkan minyak di dalamnya hingga separuh botol. Setelah itu kami harus meneteskan minyak lainnya dengan wangi sesuai selera masing-masing hingga nyaris penuh. Setelah itu botol ditutup sempurna dan bisa digunakan 2 (dua) hari kemudian. Proyek selanjutnya adalah membuat wewangian model lainnya. Jadi dijadapan saya ada kerang abalone yang sudah diisi semen putih (?) dan ada batu-batuan asli jeju. Nah, bibit minyak wangi yang kita inginkan diteteskan di atas batu-batuan jeju dengan merata dan selesai. Kalau baunya sudah habis kita bisa meneteskan bibit minyak wangi lainnya sesuka kita di Indonesia. Akhirnya, hasil karya kita dibungkus dan boleh dibawa pulang.

Bahan-bahan membuat wewangian

Bahan-bahan membuat wewangian

cowo-cowo juga ikutan (abaikan muka mas cumi yang narsis).

cowo-cowo juga ikutan (abaikan muka mas cumi yang narsis).

nah ini dia botol wewangian roll on-nya. Gedean jempol saya ya? hehehe

nah ini dia botol wewangian roll on-nya. Gedean jempol saya ya? hehehe

Taraaaa!! Oleh-oleh buat saya dari Jeju Story hasil bikinan sendiri (padahal cuma netes-netesin aja) bisa dibawa pulang ke Indonesia

Taraaaa!! Oleh-oleh buat saya dari Jeju Story hasil bikinan sendiri (padahal cuma netes-netesin aja) bisa dibawa pulang ke Indonesia

Oyah, Jeju Story ini pernah juga muncul di acara “Get it beauty” loh. Untuk bisa merasakan pengalaman yang sama dengan saya, kalian cukup membayar sekitar USD 26. Kalian juga bisa membeli aneka produk kecantikan dan juga aneka teh dan cokelat. Jeju Story juga merupakan salah satu pemasok bahan baku untuk merk kosmetik terkenal yaitu Inisfree. Jadi kalau ke Jeju sempatkan mampir kesini yaa. Kalian pasti suka ^^

cuplikan dari "Get it beauty"

cuplikan dari “Get it beauty”

Happy traveling (to Jeju) gaes!!!!

  1. Wakss parfum aku ketinggalan di mobil kayaknya :((

  2. Aku terlihat hitam sekali, di edit dikit dong biar cakepan hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: