Ayu Galuh Anggraini

Tips: Traveling saat musim gugur di Korea

In Jalan-jalan, My Tips, Seoul - Korea, WOW Korea Supporter Indonesia on October 9, 2014 at 12:23 pm

Saya dulu selalu memimpikan bisa berjalan-jalan di bawah pohon-pohon rimbun yang daun-daunya berwarna kuning, cokelat dan bahkan merah. Guguran daun-daun di jalan setapak yang menambah indah suasana. Tapi semua itu bukan mimpi, karena saya akhirnya bisa merasakan suasana musim gugur dan apalagi musim gugurnya di Korea. Seiring dengan bertambahnya jumlah wisatawan dari Indonesia yang melancong ke Korea, saya ingin memberikan tips supaya liburan anda di Korea berkesan.

Waktu berkunjung

Kalau musim gugur apa yang kita cari sebagai wisatawan? Yup! Benar sekali, gugurnya daun-daun. Nah, sebelum berkunjung, ada baiknya untuk mencari tahu prakiraan jadwal gugurnya daun (fall foliage). Untuk tahun 2014 ini, musim gugur telah dimulai di akhir bulan September. Selengkapnya bisa disimak di laman ini.

Pakaian

Saat musim gugur, udara di Korea sudah mulai dingin. Kalau di bulan September masih sejuk alias tidak panas banget dan tidak dingin banget, nah kalau bulan Oktober hingga November suhu sudah bergerak ke angka belasan dan paling rendah bisa mencapai 4’C. Angin dingin akan terasa agak menusuk kulit pada saat-saat tertentu, sehingga diperlukan pakaian yang hangat. Saran saya adalah kenali tubuh anda sendiri terlebih dahulu, karena ketahanan seseorang terhadap udara dingin berbeda-beda. Sebab pernah ada kejadian salah satu pembaca blog ini yang mendengarkan kata orang akhirnya ia salah kostum dan akibatnya harus membeli coat di Korea karena kedinginan. Pakaian hangat yang dibutuhkan berbeda dengan saat winter tapi sekali lagi kalau anda tidak tahan dingin, jangan sekali-kali hanya bawa jaket biasa.

Saya sarankan membawa coat (autumn coat), long john (kalau tidak kuat dingin), syal (untuk menjaga leher tetap hangat), sarung tangan (sewaktu-waktu bisa dipakai kalau kedinginan), kaus kaki, penutup kepala (angin yang dingin kadangkala bikin pusing kalau kepala kita tidak terlindungi).

Alas kaki

Ini pertanyaan yang paling sering saya temui dan jawaban saya sepatu yang tertutup dan nyaman. Kalau anda ikut tour maka anda akan lebih sering berada dalam kendaraan daripada berjalan kaki, jadi boleh-boleh saja menggunakan alas kaki yang agak terbuka (walaupun tetap saya tidak menyarankan. Sedangkan bagi yang lebih memilih traveling dengan kendaraan umum, maka akan lebih sering kena angin dingin maka sepatu tertutup dan nyaman sudah tidak bisa ditawar lagi. Apalagi kalau pakai boots, selain hangat juga membuat penampilan lebih kece.

Penginapan

Saya masih ingat tahun lalu mengajukan visa ke Kedutaan Korea untuk keberangkatan Oktober masih tidak seramai sekarang. Saya tidak bisa membayangkan betapa banyaknya orang Indonesia yang berkunjung musim gugur ini dan ditambah oleh pelancong dari seluruh dunia. Mereka semua merupakan saingan anda untuk mendapatkan tempat menginap.

Walaupun saat ini akomodasi bukan syarat utama pembuatan visa Korea, tetap saja anda harus cepat-cepat booking penginapan. Semakin nyaman, strategis, nyaman dan murah penginapannya, semakin cepat pula kamarnya terpesan. Jadi siap-siap gigit jari saja dapat penginapan sisa-sisa atau dengan harga mahal atau bahkan jauh dari pusat kota atau daerah-daerah yang strategis. Saran saya, booking saja penginapan lebih dahulu. Saat ini kan sudah banyak situs yang membantu kita memesan kamar tanpa harus membayar penuh. Jadi kita bisa batalkan sewaktu-waktu dengan biaya yang tidak bikin nangis.

Obat-obatan pribadi

Sama seperti perlengkapan tempur orang Indonesia lainnya saat jalan-jalan di musim dingin, saya sarankan membawa:

  • obat pusing, karena ada yang kalau kena angin dingin jadi mudah pusing/ migraine
  • obat demam/flu
  • sakit perut (diare). Biasanya karena kurang cocok dengan bumbu masakan Korea
  • Tolak angin. Ini manjur buat yang sudah kena faktor U kayak saya. hihihi…
  • minyak kayu putih
  • dan juga pelembab bibir/ lotion buat kulit tubuh.

Itinerary

Karena udara yang sudah mulai dingin, saya sarankan itinerary tiap harinya jangan terlalu padat karena tubuh akan cepat merasa lelah. Jangan lupa juga untuk mencari tahu ada festival apa yang berlangsung di Korea saat anda berkunjung kesana. Ini penting karena tidak semua orang berkunjung saat ada festival dan biasanya free of charge alias gratis.

Untuk tahun 2014 ini ada banyak festival yang berlangsung saat musim gugur yang jadwalnya bisa kita lihat di situs KTO Indonesia. Festival ini terbuka untuk umum dan tersebar di seluruh provinsi di Korea. Semuanya menarik untuk dikunjungi dan juga membuat kita lebih merasakan kebudayaan Korea. Bagi yang hanya ingin berkeliling Seoul, bisa disimak catatan dari FB Page KTO Indonesia di sini.

Untuk anda yang menyukai kegiatan di alam, saya sarankan anda mendaki gunung dan juga mengunjungi lokasi-lokasi yang direkomendasikan oleh KTO. Orang Korea sangat suka hiking dan juga fotografi untuk mengabadikan keindahan alam di musim ini. Jadi gunung-gunung akan ramai dengan pengunjung. Buat fotografer, jangan lupa bawa tripod ya. Detail rekomendasi KTO untuk gunung yang dikunjungi saat musim gugur bisa disimak di sini. Sedangkan lokasi dedaunan gugur terbaik rekomendasi KTO untuk dikunjungi bisa kita intip di sini.

Source: KTO

Source: KTO

Transportasi

Jika ingin berkunjung ke area pegunungan yang berada di luar Seoul, jangan lupa menyediakan dana lebih ya untuk transportasi. Nah untungnya mulai 21 Juni 2014, telah diluncurkan kartu baru yang bernama “One Card, All Pass” yang merupakan kartu transportasi baru dan bisa digunakan di hampir seluruh wilayah Korea. Kartu ini dapat digunakan untuk naik bus, kereta bawah tanah, taksi, kereta api, bus antar kota, bus ekspress dan juga untuk membayar biaya tol. Harganya, tata cara pembelian dan isi ulang sama saja kok dengan T-Money. Menurut saya, kartu ini menghemat waktu loh. Jadi tidak perlu lagi antri beli tiket bus atau kereta.

Source: KTO

Source: KTO

Kuliner

Berhubung cuaca sudah mulai dingin (kata orang Korea) dan sudah dingin banget (menurut orang Indonesia), maka sama seperti musim dingin dimana kita harus banyak makan makanan yang hangat. Tapi ada lima jenis makanan yang populer saat musim gugur, yaitu kepiting biru (꽃게), udang jumbo (대하), ikan gizzard shads (전어),  jamur pinus (송이버섯) dan buah persimmon atau dalam bahasa Indonesia biasa disebuk buah Kesemek.

Source: KTO

Source: KTO

Sama seperti di Indonesia, kepiting biru dibumbu kecap atau saus tiram dan juga dibuat sup pedas. Sedangkan udang dipanggang begitu saja atau digoreng tepung. Kalau soal udang panggang ini, di salah satu episode drama Korea “Let’s eat” cukup membuat perut saya berontak. Sedangkan ikan gizzard ini bisa dipanggang atau dibuat sashimi. Hati-hati ya tapi, karena ikan ini termasuk jenis yang banyak durinya. Jamur pinus adalah jamur yang harganya lumayan mahal karena jamur ini harus dicari di alam bebas. Biasanya jamur ini dipanggang atau dijadikan bahan campuran sup. Buah kesemek di Korea tidak dikasi bedak seperti di Indonesia loh. Nah biasanya disana dibuat manisan kering atau dibuat campuran untuk hidangan pencuci mulut.

Untuk merasakan aneka makanan laut yang rasanya otentik ini, anda mungkin harus mengunjungi desa-desa nelayan di tepi pantai. Tetapi jika tidak memungkinkan maka anda bisa mengunjungi Noryangjin Fisheries Wholesale Market  di Seoul atau Sorae Fish Market di Incheon. 

Jika anda ingin menikmati makanan khas kerajaan Korea, KTO juga telah merekomendasikan dan memberikan sertifikat kepada 7 (tujuh) resto yang lokasinya tidak hanya berada di Seoul saja. KTO dalam situsnya di sini menjelaskan bahwa bagi yang berkunjung ke salah satu restoran tersebut akan dapat mencoba makanan sinseollo (panci panas kerajaan), gujeolpan (piring sembilan makanan lezat). Selain itu beberapa restoran menawarkan kegiatan menginap di hanok, zona foto dan memasak makanan Korea.

Source: KTO

Source: KTO

Have fun!

Selama musim gugur ini jangan lewatkan kesempatan untuk berjalanan-jalan keliling kota dan mencoba semua hal yang ingin kamu coba. Jangan lupa untuk datang lebih pagi ke lokasi wisata yang kamu mau untuk menghindari macet dan juga lokasi berfoto yang kamu inginkan sudah penuh sesak dengan wisatawan yang tujuannya sama. Menikmati musim gugur di Korea. Saya sendiri akan menginjakkan kaki lagi di Korea akhir Oktober ini (Insya Alloh). Semoga dilancarkan yaa.

Happy traveling!

  1. Wah sirik aku mba pergi ke korea trus. Hihihi. Have fun yah? Jangan lupa post petualangannya yah?

    • I will mbaa. Hahaa.. Ini kerjaan mba jadi jalan-jalan bebasnya cuma dikit waktunya. Mungkin kalo kesana lagi bakal extend agak lama.
      Thank you mbaa ^^

  2. Dear Ayu,

    Sebelumnya perkenalkan nama saya Jeany. Makasih ya info soal musim gugur di Korea. Bener2 membantu saya utk nyiapin diri mengunjungi Korea utk pertama kalinya.

    Kalo boleh tahu, Ayu jd ke Korea akhir Oktober 2014 ini? Saya akan ke Korea tgl 28 okt. Siapa tahu kita bisa ketemu. thx

  3. Dear Mbak Ayu,
    thanks ya mbak udah beri info Tips ke korea di musim Gugur .Insyallah aku perdana ke korea dibulan November ini , karena suamiku orang korea .Deg degan karena disana dinginnya bgt ya…smga tubuhku bisa adaptasi .

    Ok Hamsa hamida …

    Eprilia.

  4. […] Tips: Traveling saat musim gugur di Korea | ayuavenue – 13/10/2014 · Pakaian. Saat musim gugur, udara di Korea sudah mulai dingin. Kalau di bulan September masih sejuk alias tidak panas banget dan tidak dingin banget, nah …… […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: