Ayu Galuh Anggraini

Merasakan Kehidupan Kerajaan Joseon Melalui Korea Royal Culture Festival

In Seoul - Korea, WOW Korea Supporter Indonesia on September 22, 2014 at 10:15 am

Joseon adalah kerajaan di Korea yang didirikan oleh Raja Taejo setelah masa Tiga Kerajaan (Goguryeo, Baekje dan Shilla) berakhir. Dinasti Joseon ini memerintah Korea selama lima abad lamanya. Ada 27 raja yang memerintah selama Joseon berkuasa dan masing-masing raja meninggalkan kisahnya masing-masing yang saat ini kita bisa sering melihatnya walaupun hanya lewat drama atau film Korea saja.

Kalau kita melancong ke Korea, kita masih bisa melihat bangunan-bangunan kuno berupa istana, benteng, kuil dan perumahan tradisional Korea yang masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Walaupun dalam masa pendudukan Jepang, bangunan-bangunan tersebut banyak yang hancur terbakar, namun atas kerja keras pemerintah Korea, kita masih bisa melihat kemegahannya. Tidak hanya itu, kita masih juga bisa melihat demonstrasi dan pertunjukan yang memperlihatkan bagaimana kehidupan kerajaan di masa lalu. Salah satunya melalui Royal Culture Festival yang akan diadakan di Korea mulai tanggal 20 September 2014 hingga 28 September 2014.

Palacefestival_poster_2014

Acara ini diselenggarakan oleh Cultural Heritage Administration of Korea (CHA) dan dilaksanakan di Istana-istana utama di Kota Seoul dan juga di Jongmyeo Shrine serta Gwanghamun Square. Acara ini akan diawali dengan pertunjukan tata cahaya yang spektakuler di Gwanghamun Gate dan dilanjutkan acara-acara kesenian lainnya. Selain itu ada peragaan upacara-upacara khusus disana dan kuliah tentang kuliner istana. Aneka permainan tradisional juga turut ditampilkan. Untuk lebih lengkapnya bisa kita simak detail lokasi dan juga acara yang akan berlangsung selama festival berlangsung sebagai berikut:

Denah lokasi festival di area istana Gyeongbokgung Source: royalculturefestival.org

Denah lokasi festival di area istana Gyeongbokgung
Source: royalculturefestival.org

Denah lokasi festival di Istana Changgyeonggung Palace dan Jongmyo Shrine  Source: royalculturefestival.org

Denah lokasi festival di Istana Changgyeonggung Palace dan Jongmyo Shrine
Source: royalculturefestival.org

Denah festival di Seoul City Wall Source: royalculturefestival.org

Denah festival di Seoul City Wall
Source: royalculturefestival.org

Denah lokasi festival di Istana Deksugung  Source: royalculturefestival.org

Denah lokasi festival di Istana Deksugung
Source: royalculturefestival.org

Acara-acara yang akan berlangsung di masing-masing lokasi Source: royalculturefestival.org

Acara-acara yang akan berlangsung di masing-masing lokasi
Source: royalculturefestival.org

Korea Tourism Organization (Indonesia) dalam websitenya memberikan penjelasan mengenai detail acara utama yang sayang untuk dilewatkan begitu saja, yaitu:

Media Façade di Gwanghwamum Square
Pertunjukan media façade menggabungkan suatu teknologi seni yang menawan dengan arsitektur bangunan Gwanghwamun Gate. Tanggal dan waktu: 20–28 Sep, 2014 / 20:00–22:00 (durasi 3 kali / 30menit)

Onggi-making di Gyeongbokgung Palace
Pengunjung dapat melihat bagaimana onggi (tembikar tradisional Korea) dibuat dan mendaftar untuk program pembuatan onggi. Tanggal dan waktu: 20–22 Sep, 2014 / 15:00

Myohyeollye Ceremony di Jongmyo Shrine
Sebuah simulasi peragaan upacara Myohyeollye akan diselenggarakan di Jeongjeon Hall. Upacara ini adalah ritual yang dilakukan setelah putri mahkota resmi menikah. Bersama dengan ibu mertua barunya, ia mengunjungi tablet mayat raja-raja dan ratu leluhur untuk memberikan penghormatan. Pengunjung dapat mengambil foto dengan para pemain setelah pertunjukan.
Tanggal dan waktu: 20 Sep, 2014 / 14:00

Jongmyo Jeryeak di Jongmyo Shrine
Di malam hari, pengunjung dapat menikmati Jongmyo Jeryeak, sebuah pertunjukan rumit tentang musik istana kuno. Jongmyo Jeryeak ditunjuk sebagai Penting Intangible Cultural Property No 1.
Tanggal dan waktu: 26–29 Sep, 2014 / 20:00

‘The Sound of Secrets’ di Changdeokgung Palace and Huwon
Sering disebut sebagai “taman rahasia,” Huwon akan menampilkan berbagai seni audio dan visual. Pengunjung mengambil jalan di Huwon akan menemukan bingkai foto kosong dan layar lipat yang secara otomatis akan menampilkan gambar dan memutar musik ketika mereka mendekatinya.
Tanggal dan waktu: 20–28 Sep, 2014 (tutup pada 22 Sep)

‘The Sound of Wind Chimes’ di Changgyeonggung Palace
Pengunjung akan dapat mendengar suara menenangkan dari lonceng angin di sekitar Chundangji Pond. Pada malam hari, volume dan frekuensi akan terus berubah untuk menyesuaikan kecerahan dan warna dari lampu LED dipasang di kolam.
Tanggal dan waktu: 20–28 Sep, 2014 (tutup pada 22 Sep)

Source: KTO

Source: KTO

Court dance performance at Tongmyeongjeon, Changdeokgung Palace (photo courtesy of the Cultural Heritage Administration) Source: Korea.net

Court dance performance at Tongmyeongjeon, Changdeokgung Palace (photo courtesy of the Cultural Heritage Administration)
Source: Korea.net

Jadi yang berkunjung ke Korea bertepatan dengan festival ini, saya sarankan jangan melewatkanya begitu saja. Rugi banget loh, karena tidak setiap hari kita bisa menyaksikan aneka pertunjukan seperti ini.

Happy traveling!

  1. thanks ya mbak ayu atas info nya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: