Ayu Galuh Anggraini

Anti lecek saat traveling

In My Tips, Random Things of Me on August 26, 2014 at 3:11 pm

Lecek itu artinya lusuh, kumal, berkerut-kerut. Pokoknya intinya gak oke lah. Backpakeran bukan berarti gak memperhatikan penampilan. Itulah sebabnya barang bawaan perempuan lebih banyak dari pada laki-laki. Saya pernah posting tentang pertanyaan salah satu pembaca blog saya tercinta ini tentang boleh gak traveling bawa catokan rambut atau boleh gak bawa lotion atau parfum dengan jumlah tertentu. Nah, kalau ada yang bilang backpackeran identik dengan gembel. Saya gak setuju banget.

Tas ajaib kaum hawa

Setiap perempuan pasti punya yang namanya tas ajaib yang isinya aneka barang keperluan sehari-hari. Entah itu bentuknya dompet atau kotak atau apalah namanya. Semua ada di sana. Mulai dari sisir, tisu basah, tisu kering, bedak, maskara, aneka kuas, eyeliner, pensil alis, lipstick, lip gloss, aneka krim (pagi, siang, malam), sun block, pembalut, dan lain sebagainya. Semuanya masuk ke dalam tas ajaib itu. Kalau ketinggalan, bisa rusak mood seharian. Apalagi buat perempuan Jakarta yang kadang harus multitasking dandan di taxi atau di dalam angkutan umum.

Tapi saat traveling apa semua itu harus dibawa? Atas dasar praktis dan menghemat tempat di backpack, biasanya saya  membawa beberapa produk berikut ini:

  • Bedak. Semalas-malasnya saya dandan, pantang gak bedakan saat traveling. Apalagi kalau kepaksa harus tidak mandi. Ulalaa.. bedakan itu wajib hukumnya.
  • Eyeliner. Mata saya kadang sembab dan entah kenapa menjadi sipit sehabis landing. Jadinya seperti orang baru nangis. Apalagi kalau di pesawat tidurnya pules banget. Bangun-bangun muka bantal banget kan? Nah, eyeliner akan membuat mata saya jadi kinclong lagi. Tapi jangan tebel-tebel nanti dikira vampir.
  • Pensil alis. Ini sepaket dengan eyeliner. Wajib (buat saya sih).
  • Lipstick atau lipgloss. Ladies… dengan sentuhan lipstick warna cerah sedikit saja maka muka kita jadi lebih cerah juga. Kalau saya sengaja tidak suka yang matte karena bibir saya cenderung kering. Kalau kepepet, tinggal oles lipgloss saja. Cantik deh.
  • Aneka krim dan make up remover. Krim pagi yang fungsinya sebagai sunblock (kecuali ke pantai, sunblock-nya yang khusus loh) juga jadi biarpun kita traveling di siang bolong kulit aman dari efek sinar UV. Emang mau ntar kalau sudah tua mukanya ada noda-noda? Setelah jalan-jalan jangan lupa make up harus dihapus sampai bersih, lalu oles krim malam biar waktu kita tidur, kulit yang sudah lelah seharian diajak keliling kota bisa istirahat dan meregenerasi sel-selnya lagi.
  • Body lotion. Biasanya saya membawa lotion yang digunakan saat mau tidur, jadi biar kulit kita tidak bersisik dan kasar. Apalagi kalau cuaca panas atau terlalu dingin. Kasian kan kulit kita?
  • Sabun dan shampoo. Biasanya saya bawa sabun dan shampoo sendiri saat traveling. Selain atas nama penghematan, kita juga yakin bahan-bahan produk itu halal. Eits jangan salah, ada loh yang menggunakan bahan-bahan terlarang buat muslim.
  • Deodorant dan parfum. Cantik tapi bau keti? Ewwww…

Buat versi mini-nya

Perginya cuma dua atau tiga hari tapi bawa barang-barang dua peti. Aduuh itu bikin ribet diri sendiri deh. Semua produk perawatan tubuh favoritmu itu bisa tetap dibawa asal sudah dirubah kemasannya. Selain hemat tempat, juga bisa dengan mudah lolos dari petugas bandara dan gak bakal di sita. Gak mau kan produk mahal yang kamu beli terpaksa masuk tempat sampah di bandara? Banyak banget loh kejadiannya. Hehehehe…

Biasanya saya membeli wadah khusus yang bisa digunakan untuk segala macam krim yang wajib saya bawa. Bisa juga kamu gunakan wadah penyimpan contact lens atau wadah lainnya yang bisa kita beli di toko pernak-pernik. Jangan lupa tempelkan label untuk membedakan tiap krim-nya. Begitu pula misalnya sabun, saya membeli yang kecil, sedangkan shampoo bisa kita bawa versi sachet-nya. Kalau body lotion, saya tempatkan dalam wadah khusus yang lebih mini daripada botol aslinya. Untuk make up, sekarang ada banyak produk yang mengeluarkan paket khusus traveling alias semua dikemas sedemikia rupa lengkap dalam satu tas yang cantik dan mudah dibawa kemana-mana.

Wajah kece, foto oke

“Take nothing but pictures, leave nothing but footprints, kill nothing but time.” Itu adalah semboyan traveler sejati. Selain foto hal sekitar yang kamu anggap menarik, tentu saja foto diri sendiri dong. Menurut saya, foto adalah kenang-kenangan yang bisa kamu ambil jika mengunjungi suatu tempat. Bisa dibayangkan kan kalau di dalam foto kamu terlihat kusam tak bercahaya (halah) dan malah bikin yang melihat ikut muram. Mau dipajang di media sosial milikmu juga jadi gak pede. Trus gak mau di tag oleh temenmu karena fotonya berbanding terbalik dengan harapanmu. Mau di take berulang-ulang tetep aja gak oke. Aduuh duuh duu… *puk puk*

Jadi, ribet sedikit gak masalah dong karena sebenarnya tujuannya baik kok untuk diri sendiri. Apalagi jaman sekarang, penampilan itu jadi yang utama. Jadi jangan malas ya merawat diri biarpun lagi backpackeran. Tulisan ini bukan promosi produk kecantikan manapun loh ya, dan diperuntukkan untuk melunasi tantangan blog buddy saya yaitu Inne dan juga Cindy.

Happy traveling and stay fabs!

  1. Oke banget deh tipsnya Kak Ayu ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: