Ayu Galuh Anggraini

Kuliner sehat saat traveling

In kuliner on July 17, 2014 at 3:22 pm

Makanan dengan cita rasa Indonesia itu adalah makanan yang paling enak yang pernah saya rasakan. Semuanya pas, dari bumbunya dan komposisinya. Makanya, hal yang paling saya rindukan kalau sedang traveling adalah pulang. Pulang untuk makan nasi yang pulen, pulang untuk makan sayur asam atau sayur bayam, dan pulang untuk makan pepes ikan atau bebek goreng dengan sambal matah. Semuanya bisa didapatkan di Indonesia, di rumah kita sendiri dengan mudah dan murah (kalau masak sendiri).

Ini enak bangeeett.. Tapi belum tentu semua orang bisa makan. Kolestrol oh kolestrol

Ini enak bangeeett.. Tapi belum tentu semua orang bisa makan. Kolestrol oh kolestrol. Coba tebak, bebek ini sajian dari resto apa dan dimana?

Walaupun di luar makanannya banyak yang menggoda selera, itu murni karena rasa penasaran saja dan juga hanya bisa kita rasakan di negara atau daerah tersebut saja. Bukannya saya menjelekkan makanan negara lain ya, namun perut saya ini kadang susah banget kompromi dengan bumbu yang terlalu aneh-aneh. Sebagai contoh, saya tidak kuat makanan India atau Pakistan yang berbumbu kuat. Sekalinya makan di Singapura, besoknya langsung langganan ke toilet. Dilemanya, makanan India dan Pakistan seringkali menjadi satu-satunya pilihan kala susah ditemukannya makanan halal di daerah tersebut. Kalau sudah begitu biasanya saya memilih untuk makan roti saja atau cari camilan lain daripada harus makan makanan yang bikin perut saya melakukan kudeta sepihak. Ini serius loh. Liburan bisa rusak gara-gara urusan per-toilet-an ini.

Kebab di Gold Coast. Susah banget cari makanan halal disana, pilihannya hanya kebab yang rasanya tawar dan sausnya ngga enak. Menurut saya loh.

Kebab di Gold Coast. Susah banget cari makanan halal disana, pilihannya hanya kebab yang rasanya tawar dan sausnya ngga enak. Menurut saya loh.

Makanan Timur Tengah pun saya kurang doyan. Kalau di luar, jika kita mampir ke resto timur tengah, isinya sebelas dua belas dengan resto India dan Pakistan. Isinya makanan dengan bumbu yang kuat dan juga baunya yang aduhai. Menatap meja hanya ada kuah kari, daging atau ayam dengan potongan besar-besar dan minim sayuran. Belum makan kok sudah kenyang duluan ya. Eneg maksimal jadinya.

Kalau saya sudah bingung, pilihannya adalah cari resto khusus vegetarian. Selain sehat, juga aman karena saya gak risau dengan bahan masakan yang tidak halal (Insya Alloh). Tapi kalau tidak ketemu ya terpaksa makan apa yang ada. Biasanya saya memilih menu yang berbahan ikan atau kalau bener-bener kepepet ya makan ayam dengan catatan resto tersebut tidak menyediakan menu daging oink-oink.

Bibimbap, sehat dan mengenyangkan

Bibimbap, sehat dan mengenyangkan

Menu makan di Phuket.  Eits jangan salah loh, ini kuahnya pedes di tenggorokan dan bukan di lidah.

Menu makan di Phuket dengan kombinasi ikan dan sayuran.
Eits jangan salah loh, ini kuahnya pedes di tenggorokan dan bukan di lidah.

Walaupun saya pemakan segala dan pencoba segala macam makanan, saya juga memikirkan tentang sehat atau tidaknya makanan itu. Saya pernah memilih untuk makan buah strawberry di Korea untuk makan malam, karena perut sudah jenuh dengan makanan yang pedas-pedas. Pernah juga sarapan pagi dengan buah pisang, apel dan jeruk gara-gara niruin bule yang pada sarapan itu. Itu jauh loh sebelum tren food combaining. Tapi beneran bikin kenyang kok, walaupun harga buah-buahan di luar sana berkali lipat dari buah-buahan di Indonesia. Makan buah di pagi hari terbukti tidak bikin mules. Justru kalau saya minum teh di pagi hari, langsung deh bikin kabur ke kamar mandi.

Strawberry di Korea juara banget. Biarpun mahal tapi bisa bikin kenyang. Satu kotak begini harganya sekitar 7000 won dan bisa dimakan berdua. hehehe

Strawberry di Korea juara banget. Biarpun mahal tapi bisa bikin kenyang (karena gede-gede banget). Satu kotak begini harganya sekitar 7000 won dan bisa dimakan berdua. hehehe

Saya juga sangat menghindari minum minuman bersoda. Padahal kalau di luar negeri, minuman bersoda dan juga minuman dengan aneka rasa lebih murah dari air putih dan ditawarkan sepaket dengan makanan yang kita pesan. Saya lebih baik milih membayar lebih mahal daripada usus kita ancur atau harus sendawa berkali-kali gara-gara minum minuman bersoda walaupun hanya sparkling water. Nehi nehi deh pokoknya. Boleh deh mencoba aneka minuman sehat yang khas di negara tersebut. Misalnya teh bunga krisan, atau minuman dengan biji bunga teratai, atau aneka es yang aneh-aneh dengan berbahan buah-buahan khas negara tersebut. Mungkin ada juga yang mau juice pare seperti yang saya temukan di Taipei?

Ada yang mau coba juice pare?

Ada yang mau coba juice pare?

Lotus seed drink

Lotus seed drink

Saya akui deh, pola makan saya jauh dari sehat. Tapi kita harus berubah demi diri kita sendiri. Apalagi untuk orang yang (sok) sibuk kayak saya yang sebentar ada di sini dan sebentar udah ada di sana. Kesehatan itu penting dan juga semuanya berasal dari apa yang kita makan. Tubuh punya mekanismenya sendiri dan juga sinyalnya sendiri kalau ia juga butuh perhatian dan asupan yang sehat. Apa yang enak dimakan belum tentu juga enak di badan. Apalagi kalau kamu sedang traveling. Jangan makan sembarangan juga. Kalau ujung-ujungnya sakit disana gimana? Yuk berubah ^^

Note:

Tulisan ini dibuat berdasarkan tema yang ditetapkan bersama oleh blog buddy saya, Inne nathalia. Supaya kita berdua gak males ngeblog. hehehe ^^

  1. Itu foto bebek tepi sawah bukan? Hehe..

    • Benaaarrrr!!!!!
      Huehehehe.. Keren ih bisa tau :d
      Apakah mba suka jajan kaya saya? Hehhee

      • Suka banget. Hahaha. Btw aku ga pernah beli buah2an kalo traveling, akan dicoba aahh kalo jalan2 nanti. Btw sama, aku juga kalo makan indihe suka ga ketelen. Ga tau kenapa gitu.

      • Cobain mbaa.. Kadang suka ada buah lokal aneh-aneh. Kalaupun buahnya sama, rasanya beda. Hehehe

  2. Aku kalau travelling makannya ati-ati juga, biar gak mules-mules; sayang udah liburan kalau harus dihabiskan di toilet.

    • Setuju banget. Aku pernah tapi sudah hati-hati makan masih terjebak juga. Makan sup di jepang. Enak dan seger banget. Besoknya aku mules-mules parah. Usut punya usut ternyata daun yang aku kira seledri ternyata daun asitaba. Kadang efeknya bisa bikin ke toilet mulu krn dia mendetox tubuh. Hahahaa ngisin ngisini ae.

  3. Aku.. Aku.. Aku belum nulis blog *kikir kuku*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: