Ayu Galuh Anggraini

Sejarah saya nge-blog

In Random Things of Me on November 22, 2013 at 2:12 pm

Kalau ditanya mulai kapan nge-blog, saya jelas sudah lupa. Sudah bertahun-tahun lalu. Mulai pertama nulis adalah di akun jejaring pertemanan dunia maya yang sudah sekarat bernama Friendster. Masih ingat donk betapa konyolnya kita di FS saling kasih testimoni. Hihihihi…

Sejak friendster menyediakan fasilitas untuk penggunanya yang doyan nulis, maka saya tidak tinggal diam, saya ikutan nulis. Tulisan pertama saya adalah berbentu puisi bebas. Isinya tentang ketidak jujuran seseorang dengan dirinya sendiri. Selanjutnya lahir tulisan-tulisan saya yang bertemakan kritik sosial, tentang korupsi dan lain sebagainya. Maklum saya masih kuliah di fakultas hukum dan doyan ikutan demo. Jadi masih berapi-api deh.

Setelah Friendster tergantikan, saya beralih nge-blog di Blogspot. Tulisan-tulisan saya di FS sebenarnya harus saya simpan dulu ya, sebelum akun itu saya delete. Tapi kok ya langsung klik hapus akun. Baru nyadar setelah akun saya sudah lenyap. Miris. Hiks..

Balik ke blogspot baru saya, isinya itu masih kritik-kritik saja. Tetapi ada kemajuan donk, lebih spesifik tentang alam Indonesia yang dirusak terus setiap harinya. Hewan-hewan liar yang diselundupkan ke mancanegara. Perburuan liar dan lain sebagainya. Saya menulis karena marah.

Dua tahun setelah lulus kuliah, saya mulai punya Multiply atau disingkat MP. MP ini adalah selingkuhan saya yang membuat saya meninggalkan Blogspot. Maaf saja sih, saat itu tampilan MP lebih menggoda dengan banyak fitur yang membuat saya keranjingan update MP saya. Satu lagi, di MP saya bisa download lagu terbaru gratisan. Yaay!

Selain download lagu, saya juga upload foto dan juga tulisan. Semua tenang-tenang saja hingga negara api menyerang. Ups! Sampai di TV ada berita perceraian Maia dan ADP. Apa hubungannya? Ada! Maia yang saat itu terdepak dan membangun karir dari awal lagi. Untuk membangun lagi image dan basis massa-nya dia pun nge-blog di MP. Awalnya saya sangsi, benarkah ini Maia beneran?Akhirnya terjawab ketika dia upload foto-foto dan tulisan-tulisan yang jujur dari hati tentang you know who dan you know her lah ya. Saya akhirnya mendapatkan teman-teman baru yang jadi FPM (Front Pembela Maia) saat itu. Tiap hari ininya ngempi (nge-MP) mulu sampai lupa waktu. Kita gak rela Maia dihina-hina. Lucu kalo ingat saat itu deh.

Kemudian MP tidak membolehkan lagi upload dan download lagu gratisan. It’s ok btw, karena saya juga sudah bosen download. Maia pun sudah mulai meninggalkan MP sejak single pertama-nya lahir dengan vokalis baru yang awet sampai sekarang. FPM semburat kemana-mana. Ada yang masih setia ngempi ada yang ngga. Lebih banyak yang ngga sih. Saya mulai konsen menulis tentang segala hal, dari gosip, kisah sehari-hari, hingga hal paling random sekalipun. Semua saya tulis.

Buat saya menulis adalah ungkapan diri. Kalau kamu ngga bisa berbicara dengan mulutmu, tuliskan saja perasaanmu itu. Nge-blog tidak harus punya pengalaman yang istimewa sehingga semua orang harus tahu, atau kamu tidak menulis karena takut dibilang sombong atau malah lebay.  Menulis itu membuktikan bahwa kamu ada. Lupakan cogito ergo sum, itu sudah lampau. Berpikir saja tanpa dituliskan artinya untuk dirinya sendiri. Mari kita ajak orang yang membaca tulisan kita untuk ikut berpikir, ajak dia untuk masuk ke dunia kita. Menulislah karena itu hal paling sederhana yang semua orang bisa lakukan kecuali kalau kamu buta aksara (well sorry if I am a little bit hars).

Balik lagi ke MP. Saya setia nge-blog walaupun MP pelan-pelan berubah jadi tempat dagang. Jeleknya orang Indonesia kalau dagang suka spamming dimana-mana. Saya pun berubah jalur dari menulis hal-hal random ke menulis catatan perjalanan saya selama traveling. Saya ingin membagikan pengalaman saya itu dengan teman-teman lainnya. Bukan karena ingin dipuji atau sombong, tapi lebih kepada mengajak mereka untuk ikut traveling bersama saya lewat tulisan-tulisan yang saya buat. Saya setia pada MP hingga MP berubah total.

mpSuatu hari, saya menerima pesan singkat dari teman saya Ailsa yang juga alumnus MP. Dia mengatakan kalau MP tidak akan menyediakan lagi fasilitas untuk blogger seperti saya. Saya kaget, loh kok bisa? Saya kecewa berat sampai nangis. Ini bukan lebay, karena saya berat untuk ninggalin MP, walaupun akhirnya saya yang diusir. Saya bahkan sudah Premium Member. Saya membayangkan capeknya mindahin tulisan saya yang bejibun itu satu per satu, belum lagi foto-foto yang sudah nangkring cantik beserta komen-komennya yang selalu saya baca kalau lagi bete. Saya marah.

Bersama Ailsa dan banyak member MP lain, saya ikutan petisi. Well at least, cuma itu yang bisa kita lakukan dan juga membatalkan premium member kita. Saya bersiap meninggalkan MP. Semua file saya pindahkan satu-satu yang penting-penting saja. Saya mulai blog baru saya di wordpress alias WP. Saya belajar lagi nge-blog dengan tampilan yang kaku ala WP. Tidak apa, saya jadi punya kaesempatan melakukan hal baru untuk pertama kalinya.

Kabar kematian MP pun terdengar. Seperti saya prediksi, arah pasar Indonesia susah ditebak dan MP menjadi korbannya. Saya turut berduka cita, kepada keduanya. Kepada MP dan kepada blog saya yang ciamik abis itu. Saya berduka karena teman-teman saya disana juga menghilang. Beberapa masih kontak via FB dan kita lanjut rumpi-rumpi disana. So long my fave corner…

Nah, blog WP saya namanya agak susah ya “ayuavenue”, yang merupakan gabungan kata dari Ayu + Avenue. “Ayu” adalah nama saya, walaupun banyak orang memanggil saya Galuh, dan “Avenue” adalah sebutan untuk sebuah jalan. Dalam bahasa Inggris ada banyak sebutan untuk jalan yaitu way, street, lane, road, boulevard, dan avenue. Nah, avenue adalah jalan yang ada pohon di kanan kirinya. Well it’s nice road btw. Nah, saya memilih kata avenue karena selain artinya bagus, itu juga melambangkan tentang perjalanan saya. Tidak hanya perjalanan saya traveling, tetapi juga perjalanan hidup. This is my legacy, my life, my journey.

Have a nice day!

  1. ada nama saya disebut🙂

    Sebagai alumnus MP sedih juga dia tamat riwayatnya, tapi that’s life, harus ada yang “mati”. Sekarang pindah di wordpress aku sudah bahagia, mulai berkenalan lagi membangun jaringan lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: