Ayu Galuh Anggraini

Festival Bunga Chrysanthemum di Kuil Jogyesa

In Jelajah Negeri, Seoul - Korea on November 18, 2013 at 12:35 pm

Kuil Jogyesa (조계사) adalah kuil Buddha yang terletak di jantung kota Seoul, tepatnya di distrik Jongro. Sudah dua kali tepatnya saya berkunjung ke kuil ini, yaitu saat winter bulan February kemaren dan akhir Oktober. Saat musim dingin, hampir semua bagian kuil tertutup salju. Namun saya sangat kaget ternyata saat musim gugur, kuil ini dihias begitu indah dan megah dengan ratusan ribu bunga krisan dengan aneka warna.

entering the templeUntuk menuju kesini mudah saja:

  1. Subway Line 1 dan berhenti di Jonggak station (Jongno il(1)-ga/Jongno) dan keluar melalui exit 3.  Jalan lurus saja hingga berempatan kedua belok kiri. Kuil ini ada di sebelah kiri jalan.
  2. Subway Line 3 dan berhenti di Anguk station lalu keluar melalui exit 6, jalan lurus saja lalu anda akan bertemu persimpangan besar, lalu belok kiri. Kuil ini ada di sebelah kanan jalan.
  3. Subway Line 5 dan berhenti di Gwanghamun station exit 2, jalan lurus sekitar 150 meter. Kuil Jogyesa ada di dekat Hana Bank

Kenapa bunga krisan? Karena musim gugur adalah waktu dimana bunga ini berkembang dengan indahnya, sehingga banyak festival diadakan untuk mempertunjukkan aneka warna bunga krisan. Selain dikagumi keindahannya, ternyata bunga ini juga dibuat jadi teh loh, tentu saja setelah dikeringkan. Teh dari bunga krisan dinamakan “Gukhwa” (국화). Teh ini baik untuk masa penyembuhan setelah flu atau demam. Ada lagi, bunga krisan ini juga menjadi bahan campuran soju loh di Korea.

Begitu menginjakkan kaki ke area kuil, saya tercengang melihat begitu banyaknya bunga dengan aneka warna. Nah, yang bikin saya kagum adalah cara menata bunga-bunga itu. Ada yang dibentuk gajah, kupu-kupu, pohon raksasa dan lain sebagainya. Kuil Jogyesa ini memiliki pohon raksasa sungguhan loh, umurnya sudah 500 tahun dan tercatat sebagai Natural Monument.

bunga dimana-manainteresting decoration500 years temple

Saat itu masih pagi tapi sudah banyak yang datang ke kuil, entah wisatawan seperti saya, penggemar fotografi atau umat Buddha yang ingin berdoa. Saya lihat masih banyak bunga yang belum sepenuhnya mekar. Bisa dibayangkan bertapa kerennya kalau saya datang sekitar beberapa hari kemudian.

swansKalau lapar tinggal mengantri kue Gukhwabbang, yang berbentuk seperti seperti bunga krisan dan isinya kacang merah. Makan selagi hangat. Harganya pun bersahabat di kantong, yaitu sekitar 1000 won untuk 5 buah kue. Nah, teman saya beruntung, dikasih bonus lagi 2 buah.

antri kueNah, bagi yang ingin ke Korea dan Seoul khususnya di musim gugur, semoga tulisan saya ini bisa jadi salah satu referensi kalian. ^_^

Happy traveling!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: