Ayu Galuh Anggraini

Winter in Seoul: Nami Island (남이섬 종합휴양지)

In Jalan-jalan, Seoul - Korea on March 13, 2013 at 2:45 pm

Hari kesekian di Seoul. Sengaja saya post di blog ini secara random. Jadi buat pembaca blog saya, jangan bingung yah. Saya tetap berikan info yang detail penjalanan saya di Korea kali ini. Sebenarnya rencana awalnya kami akan menjelajah wilayah Gangnam. Tetapi pagi itu kami mampir ke Tapgol Park, tempat shuttle bus ke NamiIsland, karena keesokan harinya kami akan kesana. Ternyata yang kami lakukan kemudian adalah naik bus itu dan malah pergi ke Nami. Sepertinya gaya traveling saya sudah berubah, dari yang “well planned” jadi “we’ll see…” atau liat aja nanti deh kaki ini mau melangkah kemana.

Cara menuju ke Nami Island

Buat kamu yang ingin ke NamiIsland naik shuttle bus., ada 2 area shuttle bus yaitu di Tapgol park dan Jamsil. Here are the way you can reach that place:

  1. Shuttle bus dari Insadong. Letaknya persis di sebelah TapgolPark. Naik Seoul Subway Line 1 turun di Jonggak station exit 3. Jalan terus hingga bertemu perempatan besar belok kiri. Bus parkir di sebelah kanan jalan.
  2. Shuttle bus dari jamsil. Letaknya di jamsil station (line 2 atau line 8) exit 4. Jalan lurus ke Lotte mart (sebelah kiri). Busnya ada di depan Lotte mart.

Bus berwarna putih dengan tulisan Nami island shuttle bus sudah nangkring cantik disana sebelum jam 9 pagi, karena nantinya bus akan berangkat pukul 9.30 tepat. Biaya yang dikenakan jika kita berniat pulang pergi naik shuttle bus adalah KRW 23.000 (tiket shuttle bus pp+ tiket masuk nami island + ferry pp). Pada tiket nantinya akan ditulis nomor kursinya. Supir bus juga memberikan tulisan penjelasan bahwa bus akan kembali ke insadong jam 3.40 sore. Jangan sampai terlambat. Kami langsung ke tempat duduk, pasang sabuk pengamannya dan siap berangkat.

shuttle bus

Setelah tertidur entah berapa lama. Saya terbangun oleh suara di tv dalam bus yang menjelaskan tentang NamiIsland dalam bahasa korea dan bahasa inggris. Kalau video itu sudah diputar, tandanya tak lama lagi anda akan berada di wilayah pelabuhan penyebrangan ke nami island.

visa and immigration

Karena kami sudah memegang tiket masuk (entry visa), kami tidak perlu lagi mengantri untuk beli “visa”. Kita langsung menuju ke “imigrasi”. Petugasnya menyapa saya ramah sekali.

“Excuse me.. Where are you from?”

“Indonesia”

“Apa kabar? Selamat datang!”

Kami mengantri u/ menyebrang naik ferry. Dalam sekejap kami semua pun tiba di Nami island. Wuah!! Senangnya.. Semua tertutup salju. Cantik sekali. Tanpa mikir lagi, langsung jalan sambil keluarin kamera. Jeprat-jepret sana sini dengan segala macam pose. Di segala macam lokasi. Kamu yang gila foto disinilah tempatnya. Apalagi pas nami sedang ditutupi salju, pemandangannya sungguh wow! Gak bosen deh ngeliatnya.

 ferry to nami

Sejarah pulau Nami

Singkatnya, Pulau Nami adalah sebuah pulau yang terletak di wilayah Chuncheon, dan diberi nama Nami yang berasal dari nama Jenderal Nami. Menurut sejarahnya, Jenderal ini sesungguhnya adalah masih keluarga kerajaan, dan dia adalah seorang yang sangat loyal kepada Raja Sejo (Raja ketujuh pada masa Dinasti Joseon). Suatu ketika ada pihak yang tidak suka kepada Jenderal Nami karena Raja Sejo sangat mengistimewakannya, sehingga ia difitnah bahwa ia akan melakukan kudeta. Sehingga Raja yang termakan isu itu terpaksa harus membunuh Jenderal Nami. Ia meninggal pada usia 27/28 tahun. Namun ternyata terbukti kalau tuduhan itu tidak benar sehingga raja merasa bersalah dan memberikan pulau tersebut pada Jenderal Nami.

tomb of general nami

Walaupun makam Jenderal Nami tidak ditemukan, tetapi ada indikasi kalau disanalah ia dimakamkan, sehingga pada saat ini, kalau anda berkunjung ke Nami Island, sempatkanlah anda untuk mengunjungi makam Jendral Nami. Mengapa demikian, karena tak jarang pengunjung melewatkan saja tempat itu, termasuk saya yang nyaris saja melewatkannya. Tetapi karena saya tidak sengaja melihat seorang bapak tua yang sibuk mengambil gambar lokasi tersebut (yang awalnya saya tidak tahu kalau itu kuburan Jendral Nami).

Nami dan Winter Sonata

Pulau Nami atau Namiseom atau NaminaraRepublic ini terkenal sejak drama winter sonata diputar di banyak negara dan menjadi legenda. Semua ingin sekali mengunjungi Nami yang pemandangannya romantis itu. Anda bisa tahu spot-spot khusus yang ada dalam drama itu dan juga properti yang digunakan. Paling legendaris adalah jalur winter sonata dan juga patungnya. Sudah pasti donk, antri untuk dapat giliran berfoto disana.

Karena saya ke Nami sehari setelah valentine day, dan weekend, jadi bisa ditebak kalau sebagian besar pengunjung saat itu adalah para pasangan. Tidak hanya yang muda, tetapi yang sudah berumur pun banyak. Kalau tidak bawa pasangan, siap-siap gigit jari melihat kemesraan para pasangan itu.

Salju di Nami Island

Saya dan suami berkeliling sambil main-main salju. Maklum ya, di negara tropis salju hanya ada di puncak jaya di papua sana. Jadi dipuas-puaskan lah. Suhu saat saya berkunjung kesana adalah -5ºC jadi danau dan kolam serta air mancur yang biasanya indah masih membeku. Walaupun di beberapa tempat sudah mulai meleleh sehingga banyak sekali pengunjung yang terpeleset kalau tidak berhati-hati.

warnings

indonesia

modern and ancient

statue

my love pose

Oyah, ada tupai yang suka banget memamerkan keberadaannya loh. Pengunjung banyak yang memberikan dia kacang. Lucu sekali mukanya. Tidak hanya tupai, ada juga beraneka burung yang terbang kesana kemari. Melompat dari pohon ke pohon. Saya jadi ingat musim semi di Tokyo, Jepang tahun lalu. They are all together living in harmony. Peaceful.

friendly squirrel

Aneka jajanan disana

Lapar? Ada banyak resto disana. Ada resto samgyetang (sop ayam ginseng), ada dalkgalbi (bebek panggang), makanan jepang, italia, macam-macam deh tinggal pilih. Saya sendiri lebih memilih makanan ringan, seperti mencoba kue beras panggang berlumur madu, bakpao isi kacang merah, dan korean pancake yang isinya gula beraroma kayu manis. Yummy!

korean pancake

red bean bun

Gak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore. Waktu memang cepat sekali berlalu di nami. Saya segera menuju ke penyebrangan sambil sesekali bereksperimen gaya untuk difoto tentunya. Sambil menunggu ferry saya melihat orang-orang yang menyeberang ke Nami menggunakan zip wire alias meluncur pakai tali. Seperti asik dan menantang. Kapan-kapan kalau dikasih rejeki ke korea lagi, boleh deh dicoba biarpun agak nyerempet-nyerempet bahaya. Hoho..

Kapal ferry pun datang. Saya sengaja memilih ferry yang ada dek atasnya, jadi saya bisa melihat pemandangan NamiIsland dan sekelilingnya dengan leluasa. Selamat tinggal Nami, mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi.

Happy Traveling!

Note:

Ada banyak fasilitas yang bisa dinikmati oleh para pengunjung Nami Island yang tidak bisa saya bahas disini satu per satu. Tetapi saya benar-benar kagum dengan cara pemerintah/pengembang pariwisata di korea sehingga yang tampaknya biasa menjadi menarik untuk dikunjungi. Perlakuan terhadap para turis juga luar biasa, mulai dari info yang akurat, fasilitas umum yang bersih, akses yang mudah. Good job!

more info about zip wire to cross the lake to Nami Island klik here and more info about Nami Island you can find it in here or here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: