Ayu Galuh Anggraini

Singapura: Harry Potter Exhibition

In Jalan-jalan, Singapura on December 18, 2012 at 10:10 pm

Sambil menunggu F1 Night Race, saya dan suami memutuskan untuk mengunjungi Harry Potter The Exhibition (HPTE) yang bertempat di Singapore Art and ScienceMuseum. Lokasi di Marina Bay Sands area. Saya, sebagai fans berat penyihir berkacamata itu sangat penasaran. Tapi tiketnya tidak murah. It cost me SGD24 atau sekitar 170 ribu rupiah.

My  HPE Ticket

Kami mengantri di salah satu loket tiket yang dilayani mba-mba dan mas-mas rapi berjas dan berdasi. Ekslusif. Ternyata ada dua event saat itu yaitu Andy Warhol dan Harry Potter, sehingga ada pilihan pembelian tiket. Kita bisa membeli tiket per event atau gabungan.

Harry and Andy

Setelah tiket di tangan, kita harus scan barcode di tiket kita pada mesin-mesin yang tersedia, dan kita boleh masuk. Setelah itu kita akan naik lift turun. Keluar lift ternyata antrian sudah panjang sekali. Sambil mengantri, akan ada photo session ala Harry Potter. Kita dibagikan syal khas HP yang warnanya sesuai dengan 4 kubu di Hogwarts. Tentu saja saya memilih Griffindor. Foto itu nantinya bisa kita edit sendiri sebelum dicetak, dengan aneka macam background templates.

Tiba giliran kami masuk ke, kita dikumpulkan dalam satu ruangan. Ada seorang perempuan yang memberikan ucapan selamat datang dan arahan-arahan lainnya bagi pengunjung. Ternyata, kita tidak diperbolehkan sama sekali untuk mengambil gambar didalam HPTE nantinya. Menyedihkan ya. Si mbak tadi mempersilahkan salah satu pengunjung yang ingin menyodorkan diri untuk “dibaca” oleh “Sorting Hat”. Topi yang bisa ngomong itu. Tak lama ada suara yang akan menyatakan kita akan berada di team mana di Hogwarts. Kalau saya milihnya antara Griffindor atau Slytherin.

WELCOME TO HOGWARTS

Saat waktunya telah tiba, kami akan masuk ke sebuah pintu yang setelah dibuka ada kereta uap disana… Seketika saya jadi terpesona dan penasaran, ada apa sih di depan sana…

Kita disambut oleh lukisan-lukisan dan foto-foto yang bisa bergerak seperti di film. Termasuk “Fat lady” yang jadi penjaga pintu masuk ke tower Griffindor. Di HPTE, si fat lady sedang menyanyi. Ia menunjukkan kepada kita kalau nyanyiannya bisa memecahkan gelas di tangannya. Tapi ternyata gelasnya tidak pecah-pecah meskipun ia mencoba berulang-ulang, akhirnya karena kesal, ia pecahkan sendiri gelasnya. Lucu sekali ekspresi mukanya.

Kemudian ada beberapa barang milik Harmione: seperti daftar nama “Dumbledore’s army”, koleksi buku-buku dan tongkat sihirnya. Disebelahnya ada barang-barang milik Neville, Luna, dan Harry Potter. Barang-barang milik Ron, Parvati dan Prof. Trelawney juga tertata rapi. Beranjak ke display selanjutnya, ada benda-benda milik Prof. Slughorn dan Prof. Snape yaitu jubah kebesarannya dan tongkat sihirnya.

Di pojok ruangan ada barang-barang milik Prof. Sprouts termasuk deretan taman mandrakes. Masih ingat tanaman ini? Itu loh yang kalau ditarik bisa berbunyi (menangis) kencang sekali sampai Neville pingsan. Saya pun mencoba menarik tanaman tiruan ini dari pot-nya. Lucu juga.

mandrake garden

Kemudian di pojok kanan ruangan selanjutnya ada property milik Prof Gilderoy Lockheart, si professor gadungan yang super narsis. Barang-barangnya termasuk banyak dipajang. Ada buku-buku karangannya, Cornish pixie (mahluk kecil berwarna biru yang nakal), jubahnya serta lukisan dirinya dengan berbagai macam pose. Disebelahnya ada deretan barang milik prof Umbridge, si jahat penggemar warna pink dan kemudian ada barang-barang milik Lupin.

Masuk ke ruangan selanjutnya, ada deretan barang-barang khusus Quiditch seperti kostum masing-masing team. Kostum milik Oliver, Cedric dan Draco. Kita juga bisa melihat penampakan Nimbus 2001 dan juga perlengkapan permainan quiditch yang lainnya.

Kita kemudian akan dibawa menuju ruangan selanjutnya dimana ada kursi super besar, dan kostum raksasa. Siapakah pemiliknya? Siapa lagi kalau bukan Hagrid!! Disebelahnya ada Buckbeak, hewan kesayangan Hagrid yang nyaris dipenggal gara-gara menyerang Draco.

hagrid's hut

Makin kebelakang nuansanya semakin gelap dan horror. Kita memasuki ruangan “Forbidden Forrest”. Penghuni ruangan ini adalah Centaurs, giant spider, Hungarian dragon, dan threstral. Setelah itu ada ruangan “Dark Forces” dimana ada patung malaikat kematian, baju Bellatix semasa diAzkaban. Kreacher, dementor juga bersemayam disini. Jubah-jubah yang terpajang disini adalah milik Lucius dan Draco.

buckbeak

death eaters

Deretan barang-barang selanjutnya salah kostum prof quirrel, sweater berwarna merah milik Harry, kunci yang bersayap dan juga batu merah. Semuanya dari properti film HP yang pertama, Harry potter and sorcerer’s stone. Setelah itu ada bidak catur raksasa, dan kostum Tom Riddles. Kalau kita berjalan terus, kita akan diperlihatkan  kostum Voldemort, topeng voldemort lengkap dengan Nagini. Kostum Bellatrix, tongkat sihirnya, serta jubah pada pelahap maut lainnya.

Lepas dari ruangan berbau kegelapan. Kita diajak memasuki sisi lain Hogwarts. Ruangan selanjutnya disetting seperti aula utama Hogwarts, dimana diletakkan empat bendera masing-masing team di sekolah itu. Diperlihatkan pula kostum pesta milik Luna, Harry, Harmione dan Ron. Disebelahnya diletakkan piala “Triwizard cup”, buku milik Rita Skeeter yang berjudul “Life of lies Albus”. Ada juga tongkat Sirius, tongkat milik Prof. Mcgonagall dan kostum milik Thonks.

Dobby ada juga loh. Diletakkan sebelum tongkat elder, batu kebangkitan dan jubah yang bisa membuat pemiliknya tak terlihat milik Harry Potter. Kemudian ada jubah mewah milik Dumbledor dan Mcgonagall. Terakhir saya melihat ada burung phoenix peliharaan Dumbledore, kostum milik Neville dan pedang milik Godric griffindor.

Tibalah saat untuk keluar dari ruang pameran tersebut yang ditandai dengan puluhan lukisan yang memberikan tepuk tangan kepada kita semua. Selesailah sudah petualangan singkat mengenal dunia Harry potter.

Review:

Jujur saya kecewa dengan exhibisi ini, karena dilarang berfoto atau mengambil foto. Apalagi dengan harga tiket masuk yang tidak murah. Saya saja hampir kena damprat padahal cuma pegang blackberry untuk mencatat apa saja yang saya lihat, saya sudah dipepet dengan petugasnya.

Jadi kesimpulannya, HPE ini tidak untuk budget traveler karena anda hanya akan merasa rugi trus keluar ruangan bilang “kok cuma gitu doank yah” atau kayak saya yang bilang dalam hati “mending duitnya buat beli baju atau makan sampe puas”.

Tetapi kalau anda punya spare dana lebih dan memang penasaran, tidak ada salahnya. Kalau tidak mencoba, kita tidak akan pernah tau. Ya kan?

Happy traveling!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: