Ayu Galuh Anggraini

Sapi Sonok, kontes sapi tercantik di Madura

In Jalan-jalan, Jelajah Negeri on October 12, 2012 at 11:00 pm

Minggu lalu saya bertandang ke madura, tepatnya ke Sumenep bersama keluarga besar untuk menghadiri pesta pernikahan salah satu saudara. Kami tiba di madura pagi hari dan memulai ritual “sowan” ke rumah sesepuh keluarga da saudara lainnya. Tanpa sengaja kami melewati sebuah tanah lapang yang sangat ramai. Dari jauh saya melihat sapi-sapi yang berjejer-jejer di bawah tenda. Awalnya saya mengira kalau itu adalah kontes karapan sapi yang terkenal. Madura ya karapan sapi, begitulah kira-kira. Siapa sangka ternyata ada kontes sapi lain yang saya tidak tahu.

waiting to perform

Mobil kami berhenti tepat di pinggir arena. Cuaca panas menyengat tidak mengurangi kemeriahan acara itu. Saya pun tidak mau melewatkan kesempatan ini begitu saja. Bisa dikata ini kesempatan langka buat saya yang tidak tinggal di pulau kelahiran ayah saya. I am so lucky, right?

sapi sonok

Sapi sonok adalah dua sapi betina yang dipercantik sedemikian rupa oleh pemiliknya untuk mengikuti kontes ini. Ada yang bilang bahwa kontes ini adalah kontes “pengantin sapi”. Tradisi ini dilangsungkan setiap setengah tahun sekali atau setiap selesai panen tembakau. Sapi dihias dengan perhiasan yang namanya pangonong, yaitu perhiasan yang dikalungkan di leher. Pangonong terbuat dari kayu berukir yang menjadi pengait antara sapi yang satu dengan yang lainnya. Hiasan lainnya adalah kalung berumbai-rumbai aneka warna khas madura yang didominasi warna kuning, merah dan juga hijau. Konon katanya bahkan ada pemilik yang menghiasi sapi sonok-nya dengan gelang-gelang dan kalung-kalung emas asli yang beratnya puluhan gram. Wow!

sorenan

Sapi-sapi tersebut tampak sangat bersih dan terawat. Sapi-sapi tersebut dimandikan dua hari sekali, diberi makan telur, dan ramuan-ramuan lain agar tubuhnya bagus dan sehat. Mereka dilatih untuk berdiri tegak dan berjalan dengan anggun layaknya model yang sedang berjalan di catwalk. Mereka berjalan melenggak lenggok mengikuti alunan musik yang dimainkan oleh grup musik tradisional yang dinamakan Sorenan. Mengikuti grup musik sorenan, ada pula para penari yang ikut meramaikan acara.

dancer

Pasangan-pasangan sapi sonok diatur berjejer dan kemudian dengan diiringi musik Sorenan mereka akan berjalan teratur dalam arena lomba dengan didampingi oleh pemiliknya. Pasangan sapi tidak boleh menyentuh garis pembatas saat berjalan, dan berjalannya harus lurus. Pangonong harus dalam posisi selaras dan yang paling penting adalah kaki pasangan sapi ini  harus bisa menapak papan gapura dengan tepat.

taking care

which one?Saya sangat terpesona dengan cantiknya sapi-sapi madura yang menurut saya mirip dengan sapi di Bali. Kulitnya berwarna merah bata, kokoh dan gagah. Sapi sonok yang jadi pemenang kontes harganya akan melambung berkali lipat hingga ratusan juta. Keren ya? Sayangnya saya hanya sekilas melihat kontes tersebut karena terburu waktu. Mudah-mudahan di lain waktu saya bisa mendapatkan kesempatan lagi untuk melihat kekayaan budaya madura.

Happy traveling!

  1. Fotonya bagus2. Kegiatan karapan sapi tuh tahunan atau bulanan sih?

    • acaranya tahunan, biasanya diadakan setelah panen raya tembakau. Sekitar bulan Oktober. Tetapi bisa juga diadakan saat ada event-event tertentu.
      sumber info: saudara yang ada di madura. soalnya saya ngga tinggal di madura ^_^

  2. waaah beruntung banget kowe! Terus kalau udah laku mahal dipotong?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: