Ayu Galuh Anggraini

Backpackeran ke Tokyo: Apa saja yang harus dipersiapkan

In Tokyo on September 3, 2012 at 11:34 am

Sedari kecil saya ingin sekali pergi ke Jepang gara-gara membaca sebuah buku milik Papa. Keinginan itu muncul sewaktu saya SD. Mungkin banyak yang tidak percaya kok masih SD tapi bisa mikir seperti itu? Well, saya suka sekali membaca dan buku yang saya baca itu tidak biasa, seperti tentang iwo jima, perang dunia, pesawat B29, dan sejarah mummy.

Ada dua buku favorit saya kala itu yaitu jepang dan mesir. Buku tentang jepang menceritakan tentang kekayaan alam jepang, taman-taman yang indah, kekaisaran jepang, samurai, ninja, kabuki hingga strategi perangnya di jaman lampau. Beberapa bagian dari buku itu saya masih ingat sampai sekarang dan saya tularkan kesenangan saya itu ke adik saya.

Setelah saya dewasa, saya lupa punya mimpi seperti itu. Sampai beberapa minggu lalu. Ada sebuah kabar gembira dari suami saya. Kita berdua akan pergi mengunjungi negeri matahari terbit itu. Gimana rasanya? Jantung ini rasanya mau melompat keluar. Sengaja suami saya menyembunyikan rahasia kalau dia ternyata sudah booking tiket Air Asia ke Jepang. Terima kasih suamiku, semoga Alloh membalas kebaikanmu.

Tetapi, tentu ada prosesnya kalau ingin mengunjungi jepang. Apalagi kalau bukan….

VISA


Mungkin ini menjadi momok menakutkan bagi para traveler. Kemungkinan untuk ditolak, uang hilang, dan impian hancur selalu menghantui. Tidak terkecuali bagi saya. Jadi saya berprinsip nothing to loose, apapun yang terjadi-terjadilah. Setelah di jalani, mengurus visa ke jepang itu mudah loh. Asal semua persyaratan dipenuhi semua akan lancer, Insya Alloh. Untuk mempercepat proses, download aplikasi untuk visa jepang dan isilah dengan benar sesuai dengan data pribadi anda. Keterangan lengkap mengenai VISA jepang bisa klik disini

  1. Siapkan pas foto 4,5 x 4,5 dengan latar belakang putih/terang. Bingung ada ukuran foto seperti itu? Jangan khawatir yah, tinggal datang ke counter cuci cetak foto dan bilang kalau mau cetak foto untuk visa. Soal latar belakang ini saya termasuk agak heran, banyak yang mengajukan visa di kedutaan Jepang waktu saya kesana tidak sesuai aturan. Tidak tahu juga sih diterima atau tidak. Jadi usahakan untuk menghindari masalah-masalah sepele seperti itu dengan mengikuti aturan yang ada.
  2. Kemudian siapkan dokumen-dokumen penunjang seperti paspor yang masih belaku (minimal 6 bln, usahakan jangan mepet)
  3. tiket pesawat dari daerah asal ke jepang pulang pergi. Untuk tiket PP waktu itu saya harus kembali lagi keesokan harinya karena saya hanya melampirkan tiket KL-Tokyo PP. Jadi saya harus melampirkan tiket JKT-Tokyo PP atau Denpasar – Tokyo PP.
  4. bukti booking hostel di jepang (ini jika ada lebih baik, karena saya tidak dimintai oleh petugas)
  5. fotocopy kartu keluarga
  6. rekening koran, dan tabungan.
  7. Jangan lupa juga surat keterangan kerja.
  8. Isi juga lembar itinerary selama di jepang sesuai kenyataan, anda nantinya di jepang akan kemana. Untuk tiket PP waktu itu saya harus kembali lagi keesokan harinya karena saya hanya melampirkan tiket KL-Tokyo PP. Jadi saya harus melampirkan tiket JKT-Tokyo PP atau Denpasar – Tokyo PP.
TABUNGAN
Kalau mengunjungi travel-travel agent, katanya tabungannya harus puluhan hingga ratusan juta kalau mau lolos visa ke jepang. Tapi ternyata tidak juga loh. Tapi memang ada perhitungannya. Tabungan anda harus cukup untuk meng-cover seluruh pengeluaran anda selama di jepang. Misalnya begini, tiket pp dan hostel sudah di tangan, artinya yang anda pikirkan dan butuhkan hanya bisa selama di jepang. Pihak kedutaan kemungkinan akan meng-cross check antara itinerary perjalanan anda dengan pengeluaran yang akan dibutuhkan selama anda tinggal di jepang.

Saya bilang kemungkinan karena saya jujur tidak mengetahui bagaimana cara kerjanya. Ini hanya asumsi saja. Misal anda berencana tinggal di jepang selama 3 hari dengan asumsi perhari biaya transport, dan makan minimal 1.000.000 rupiah. Maka total 3hari anda butuh 3 juta rupiah ditambah dana tidak terduga 2 juta rupiah jadi minimal anda harus punya 5 juta rupiah di tabungan. Itu standart saya yah, bukan aturan baku, sekali lagi bukan aturan baku. Saya menghitung dari biaya di jepang yang berkali lipat biaya di Indonesia. Menurut saya sih lebih baik kalau di tabungan anda tersedia dana lebih dari itu untuk amannya saja. Let’s say 7-10 juta rupiah. Tapi sekali lagi banyaknya uang di tabungan bukan jaminan bisa dapat visa.

TRAVEL HISTORY

Memang tidak menjamin dapat visa tetapi memperbesar peluang anda sebagai bahan pertimbangan bagi kedutaan. Semakin banyak jam terbang anda, maka semakin banyak peluang anda dapat visa, terutama jika anda sudah pernah ke negara-negara seperti negara-negara Eropa, Australia, UK. Tapi buat first time traveler jangan berkecil hati loh. Kalau semua syarat sudah dipenuhi, alasan anda tidak bisa dapat visa hanyalah factor X yang Tuhan dan pihak kedutaan yang tahu. Saya sendiri first time traveler ke Jepang. Visa yang dulu diperoleh sebelum ini adalah visa cina. Jadi deg-degan itu ada, tapi Bismillah aja.
JIKA MAHASISWA/BELUM BEKERJA

Jika pemohon visa masih belum bekerja, maka yang dilampirkan adalah KK orang tua, dan rekening koran serta tabungan milik orang tua atau jika diundang oleh orang di jepang maka yang dilampirkan adalah bukti-bukti tabungan milik pihak pengundang. Jadi lampirkan sesuai aturan yang ada. Jangan sampai salah yah. Biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan visa adalah 300 ribu rupiah, sedangkan untuk mahasiswa atau pelajar (menurut Claudia kaunang di akun twitternya @ClaudiaKaunang) itu gratis dengan tetap melampirkan dokumen-dokumen sesuai aturan.
URUS VISA SENDIRI YUK…

Untuk mengurus visa jepang saya lakukan sendirian karena suami harus balik ke Bali untuk bekerja. Permohonan visa diajukan ke Kedutaan Jepang di Jakarta di Jalan Thamrin. Buat yang tidak tahu akses menuju kesana, naik transjakarta turun di halte bundaran Indonesia dan berjalan sedikit ke kedutaan Jepang. Sampai deh…

Setelah masuk ke ruangan pengajuan visa, ambillah nomor antrian di box sebelah kiri. Jangan keliru sebelah kanan karena yang kanan untuk warga negara jepang atau warga negara Indonesia yang menikah dengan warga negara jepang untuk mengurus dokumen semacam sertifikat kelahiran dan izin tinggal.Duduklah yang manis sampai nomor antrian anda tertera di layar. Serahkan nomor antrian ke petugas dan serahkan dokumen-dokumen yang telah disiapkan sebelumnya. Jangan lupa lepaskan sampul passport anda yah.

Petugas akan mengecek kelengkapan dokumen yang anda serahkan. Petugas di kedutaan Jepang ramah sekali dan baik hati. Tidak ada tampang sangar dan mengintimidasi. Oyah, pengajuan visa jepang hanya dilayani jam 8 pagi hingga jam 12 siang. Jadi jangan sampai waktunya lewat yah. Setelah dokumen di cek kelengkapannya, anda akan diberikan tanda terima dokumen. Semua dokumen yang diserahkan ke kedutaan tidak akan dikembalikan lagi kecuali passport anda nantinya.

Pengajuan visa hanya berlaku satu orang untuk satu visa dan tidak bisa diwakilkan kecuali masih keluarga kandung. Seperti saya yang dibolehkan mengurus visa suami. Nanti di bukti penyerahan dokumen ditulis nama saya sebagai pembawa dokumen pengajuan visa suami. Visa selesai dalam waktu 4 hari kerja dan biaya visa akan dibayarkan di saat pengambilan. Pengambilan visa dilakukan setiap hari kerja pada jam 1 – 3 sore. Saya tidak tahu jika nantinya petugas meminta anda untuk melalukan wawancara, karena saya juga melihat ada seorang applicant yang sedang menunggu untuk diwawancara. Tapi jika anda diharuskan untuk wawancara jawablah dengan apa adanya dan jangan grogi. Insya Alloh tidak akan kenapa-kenapa. Semoga berhasil yah! Gambatte!!!

WHAT TO WEAR AND BRING

Sebetulnya di awal, saya hanya menyiapkan sweater tipis. Karena saya pikir ini sudah masuk spring, yang artinya cuaca sudah mulai hangat. Tetapi ketika saya melihat foto seorang teman yang traveling ke Osaka seminggu sebelum saya pergi menggunakan baju hangat, saya kemudian berkonsultasi ke beliau perlu atau tidak membawa long coat. Beliau jawab lebih baik saya membawanya. Karena saya pikir ini sudah awal musim semi yang mestinya cuacanya jadi hangat, tetapi ternyata saya salah loh. Alhamdulillah ada yang mengingatkan saya. Bawa juga syal, kaos kaki yang tebal, jika perlu bawa penghangat telinga dan juga sarung tangan.

Untuk berjaga-jaga dari segala kemungkinan, bawalah obat-obatan pribadi seperti obat tetes mata waktu terbang yang cukup lama yang artinya mata anda kemungkinan akan perih. Selain itu juga cuaca dingin bisa membuat mata menjadi cepat kering. Bawa minyak kayu putih, panadol, tolak angin karena cuaca Indonesia berbeda dengan jepang. Soal tolak angin ini, kalau beli di bandara Denpasar satu bijinya 15.000 rupiah. Masya Alloh mahalnyaaaaa…..

Obat sakit perut/diare juga perlu kalau tiba-tiba anda salah makan. Satu lagi yang paling penting adalah lotion pelembab kulit maupun bibir. Untuk mencegah kulit pecah-pecah karena rasanya sakit seperti diiris-iris. hiks

ELECTRICITY PROBLEM

Ini penting karena ini satu kesalahan saya. I am so unprepared about this. Colokan di Jepang berbeda dengan negara lain. Bentuknya pipih 2. begitu pula voltase-nya yaitu 100 volt. Ini juga saya baru kepikiran sewaktu sudah sampai KL dan akan berangkat ke bandara LCCT. Jadi cek dulu charger kamera, laptop, handphone, gadget anda yang lain apakah sudah compatible dengan 100 volt. Biasanya ada di balik charger anda. Jika tulisannya 100-240v tandanya aman. Sehingga yang anda butuhkan hanyalah adapter atau colokan pipih untuk di jepang. Kalau tidak ada artinya yang anda butuhkan adalah sebuah transformer. Untuk mengubah 100v menjadi 220v yang dibutuhkan adalah step up transformer. Alatnya juga lumayan berat. Kalau anda tidak sadar hal ini bisa-bisa sewaktu anda mencharge alat-alat elektronik bisa-bisa langsung konslet atau hangus.

MATA UANG

Lebih baik tukar yen di Indonesia daripada tukar yen di bandara di Tokyo karena rate-nya tidak bagus. Sediakan juga beberapa USD sebagai dana cadangan kalau-kalau terjadi emergency.

ALAT KOMUNIKASI/HP

Jepang memiliki koneksi 3G sehingga kalau handheld anda tidak memiliki koneksi 3G maka tidak bisa digunakan di Jepang. Jangan khawatir kalau anda benar-benar butuh untuk berkomunikasi di jepang, anda bisa menyewa HP di beberapa counter di bandara. Untuk lebih jelasnya berapa biayanya bisa klik link docomo, Cell-phone rental, JAL ABC, atau Softbank Global rental.

ATURAN DI BANDARA

Jangan membawa masuk barang-barang cair lebih dari 100ml di hand carry anda kalau gak mau barangnya nanti dikeluarkan dengan paksa. Lotion, parfum, sabun cair, dan pasta gigi lebih baik diletakkan dalam kantung plastic tertutup (zipper) supaya pihak bandara tau kalau benda-benda tersebut aman dari kemungkinan akan menetes kemana-mana. Makanan-makanan cair juga sebaiknya dihindari atau pilih yang dalam kaleng. Jangan lupa dibungkus juga biar aman.

Happy traveling!

  1. Mba q juga mw ke jepang tapi mgkn msih awam karena ini yg prtama kalinya
    Kira2 mba ke jepang kapan lagi?
    Mgkn bisa bareng sekalian
    Tlg bgt ya mba dibales ini pin bb aku 7e69aeda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: