Ayu Galuh Anggraini

Seru-seruan di Batu Night Spectacular

In Jalan-jalan, Jelajah Negeri on August 9, 2012 at 12:42 pm


Suatu hari saya iseng googling tempat wisata apa yang lagi happening di Malang. Halaman demi halaman web saya telusuri dan akhirnya saya terdampar di sebuah blog milik seorang mahasiswa teknik arsitektur yang memuat gambar yang membuat mata saya berbinar-binar (maap, sedikit lebay ^_^). Gambar yang nampak ada beberapa angsa buatan yang beraneka warna yang diletakkan sedemikian rupa di sebuah danau. Indahnyaaa….. Saya pun berjanji pada diri sendiri, kalau ke Malang saya harus kesana. Tempat itu bernama Batu Night Spectacular (BNS).

Cara menuju kesana

Sesuai namanya, lokasi wisata unik ini terletak di Batu, Malang, Jawa Timur. Saat saya berkunjung kesana, hujan gerimis mengguyur kota Malang dan sekitarnya dan hebatnya saya tidak bawa payung dari rumah. Great! Tapi saya berdoa semoga ketika sampai hujannya sudah reda. Untuk menuju area BNS tidak sulit lho, tinggal ikuti saja papan petunjuk arahnya, tentunya jika anda mau kesana dengan kendaraan pribadi. Kalau dengan kendaraan umum sepertinya harus berganti dua kali. Dari kota naik angkot ke terminal Landungsari dan berganti angkot ke Batu. Sampai disana untuk menuju ke BNS harus naik ojek atau berganti kendaraan lain lagi (jujur saya kurang mengerti).

Jalan menuju kesana cukup menanjak jadi pastikan kendaraan anda laik jalan. Jangan sampai misalnya (amit-amit) sampai mogok di jalan, karena bengkel letaknya jauh dan situasi jalanan yang relatif sepi. Pastikan juga ban mobil atau motor anda cukup tangguh di segala cuaca, karena cuaca di malang yang sering hujan membuat jalanan licin dan cukup berbahaya bagi yang ban kendaraannya sudah tidak laik lagi.

Parkir mobil yang susah

Alhamdulillah, mendekati area BNS hujan mulai reda tapiiiii masalahnya tidak berhenti sampai disitu saja. Mobil saya terjebak kemacetan yang mengular naga. Alamaaakkk…. saya pun komat-kamit berdoa supaya ada tempat parkir yang masih tersedia. Saya lihat beberapa rombongan tur entah dari kota mana terpaksa berjalan kaki ditengah rintik hujan dari bus menuju BNS dan sebaliknya. Saya bilang ke suami, kalau tidak dapat parkir mending ngga usah masuk BNS saja, makan-makan di payung saja (payung nama daerah mirip wilayah puncak). Saya sudah mempersiapkan hati untuk kecewa, tapi Alloh sungguh sayang sama saya, tiba-tiba mobil di parkiran tepat depan saja keluar. Yess!! Akhirnya mobil saya bisa nangkring dengan sempurna.

Parkiran yang saya tempati bukan parkiran yang resmi, yang menjaga pun sepertinya preman. Biaya parkirnya pun tidak resmi yah dan harganya lumayan. Saat si tukang parkir melintas, tercium bau alkohol. Eng ing eng…. Tapi berbaik sangka sajalah. Jadi untuk menghindari kemacetan dan parkiran yang susah, mending berangkatnya jangan terlalu sore. Oyah, jarak antara mobil saya terparkir dan BNS sekitar 200meter-an. Lumayan lah… jalan kaki. Nampak dipinggir jalan banyak jajanan khas yang lumayan bikin ngiler saya yang doyan ngemil ini

Adrenaline Rush

Biaya masuk yang dikenakan kepada setiap pengunjung relatif murah, Rp 12.500 untuk weekend dan Rp. 10.000 untuk weekdays. Tetapi untuk bisa menaiki wahana-wahana yang ada dikenakan biaya lagi. Baru saja masuk saya sudah mendengar beberapa pengunjung asyik jejeritan di salah satu wahana. Wah!! Ramainyaaa….

Wahana-wahana di BNS ini sepertinya memang diperuntukkan untuk memacu adrenalin para pengunjungnya. Kita bisa mencoba Flying Swinger, Mouse Coaster, Sepeda Gila, Gallery Hantu, dan Drag Race. Untuk anak-anak disediakan pula sekitar 25 macam permainan. Jangan lupa juga untuk menaiki sepeda udara tertinggi di Indonesia (sekitar 10 meter dari permukaan tanah) yang katanya hanya ada di BNS. Tidak hanya itu, sirkuit go-kart terpanjang juga bisa kita temukan disini. Cinema 4D merupakan salah satu pertujukan yang paling diminati. Nah, suami dan adik saya mencoba go-kart nya dan berpose ala pemenang racing.

Ada rumah cermin yang bentuknya seperti pyramid tapi semua terbuat dari kaca. Oyah, karena beberapa wahana antriannya cukup panjang jadi harus memiliki kesabaran yang ekstra dan harus punya strategi agar anda yang ingin mencoba semua tidak terlalu menyia-nyiakan waktu.

Indahnya lampion, cerita horor dan keong racun

Saya yang sedari awal naksir sama sebuah foto seperti di awal tulisan ini memilih untuk memasuki area “Lampion Garden”. Cukup membayar Rp. 10.000 saya bisa menikmati aneka bentuk lampion unik dan cantik. Ada replika menara Eiffel loh dan tugu monas. Ada pula lampion berbentuk balon udara.

Sayangnya areanya kurang besar menurut saya (ini mah nagih). Ada satu cerita mistis yang saya alami di area ini, saat memotret salah satu obyek saya melihat “penampakan”. Saya cuekin penampakan itu dan lanjut memotret. Apa yang terjadi? Kamera saya macet.. cet.. Saya ulang lagi dengan sepenuh hati dan kemudian yang nampak di layar kamera adalah tulisan “memory error”. Saya merinding disko sejenak, kemudian saya bilang sedikit berbisik, “Saya ogah moto kamu, saya cuma mau moto patung sebelahmu”. Saya bergeser sedikit dan coba memotret lagi dan…. BERHASIL!!!! Ketika saya akan beranjak dari sana ada 3 pengujung (2 cewe dan 1 cowo) berkamera canggih akan berfoto. Apa yang terjadi??? Si cewe jejeritan karena kameranya mendadak error… hiiiiii…..

Uniknya BNS adalah letaknya yang strategis di dataran tinggi sehingga kita bisa menikmati gemerlap lampu dan pemandangan kota malang dari beberapa café yang tersedia. Puas bermain-main dengan banyak wahana yang ada, anda bisa menuju area food court untuk melihat air terjun menari atau kerennya disebut “Dancing Fountain” yang meliuk-liuk cantik mengikuti iringan lagu instrumental. Didukung tata cahaya yang sempurna serta permainan laser yang gemerlap semakin membuat kita terpesona, dancing fountain ini berlangsung dua kali dalam semalam yaitu pukul 20.30 dan 22.30 WIB. Saya yang sudah sering liat pertunjukan serupa tidak terlalu surprise. Tetapi ada satu yang membedakan dancing fountain ini dibandingnkan yang lainnya, satu-satunya di dunia bahkan. Pada bagian terakhir, lagu pengiringnya adalah KEONG RACUN! Alamaakkk… saya langsung norak heboh setengah mati. Okelah! Sukses membuat saya terpana.

Pertunjukan lain yang tak kalah uniknya adalah pertunjukan animasi dilayar sepanjang 50 meter diatas kepala kita. BNS juga menyediakan night market yang menyediakan beraneka souvenir khas Malang dan sekitarnya.

happy traveling

  1. […] Grand Indonesia (salah satu mall di Jakarta) dan di Batu Night Spectacular (tulisannya bisa lihat disini […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: