Ayu Galuh Anggraini

Bali episode: Pantai Padang-padang

In Bali, Jalan-jalan, Jelajah Negeri on August 9, 2012 at 1:22 pm

Setelah ke Lovina, keesokan harinya perjalanan dimulai lagi yaitu ke wilayah Uluwatu. Sengaja berangkat siang karena semua pada kecapekan setelah perjalanan ke Lovina kemarin. Sebenarnya nyaris ngga jadi kesana, tapi akhirnya nyampe juga.

Tidak butuh lama untuk menuju kesana, yang lama adalah nyasarnya! Maksut hati mau ke pantai padang-padang eh malah nyasar ke pantai Balangan. Jadilah kita harus putar balik. Maklum lah baru pertama kali dan dapat info yang salah pula dari tukang bakso. Blame him!

Waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 1 jam dari denpasar menuju kesana dengan kecepatan yang sedang-sedang saja. Ada banyak jejeran pantai-pantai eksotis yang bersaudara dengan pantai ini, misalnya pantai Balangan dan pantai Dreamland. Disisi lain ada pantai Karma Kandhara, Blue point, Green bowl dan pantai Nyang-nyang. Sabar yah… satu-satu ntar dieksplor. Hi hi (gila jalan-jalan)

Buat yang bingung jalan menuju kesana, anda tinggal menuju ke uluwatu (jalan raya Uluwatu), nantinya anda akan melewati lokasi wisata Garuda Wisnu Kencana. Waspadai jalur yang menanjak. Terus saja, nantinya sebelum arah Pura Uluwatu, akan ada jalan kecil ke kanan. Tidak ada papan petunjuk jalan yang menegaskan kalau itu arah ke pantai padang-padang (atau memang saya saja yang tidak melihatnya). Jika bingung jangan malu bertanya yah. Jalannya cukup sempit dan berkelok-kelok tapi sudah diaspal bagus loh. Penanda telah sampai ke tempat ini adalah anda tanda papan kecil seperti gambar berikut ini.

Tidak jauh dari sana ada jembatan yang merupakan hot spot untuk fotografi. Ini merupakan info dari teman saya Andra yang doyan foto landscape. Benar saja, saya harus rebutan tempat dengan pecinta keindahan lain yang mencoba mengabadikan pantai cantik nan tersembunyi ini dari atas. Beautiful view!

Untuk sampai di pantainya harus ada perjuangannya loh, karena pantai ini memang terletak dibalik tebing. Jangan kaget kalau nantinya harus melalui celah sempit dulu dan harus menuruni puluhan anak tangga. Tapi suasana yang fun akan didapatkan begitu kaki anda menyentuh pasir pantai. Pantai ini tidak terlalu ramai, ayem lah pokoknya. Pantas saja banyak bule leyeh-leyeh tidur-tiduran sambil dengerin musik reggae dari compo yang saya tidak bisa lihat penampakannya.

Uniknya pantai ini adalah ada banyak karang yang indah dipandang karena tertutupi ganggang (atau lumut yah) yang berwarna hijau segar seperti hamparan rumput. Mungkin itulah asal nama pantai padang-padang, dimana padang berarti rumput dalam bahasa Bali.

Selepas sunset, saya memutuskan untuk pulang. Perjuangan yang sebenarnyalah terjadi. Naik puluhan tangga itu! Alhasil, saya ngos-ngosan parah sodara-sodara. Ketika akan menuju ke tempat parkir tampaklah penampakan tiga perempuan pesohor dangdut Indonesia. TRIO MACAN!!! Langsung deh yang laki-laki pada heboh. Saya sih lebih milih heboh karena mau pesen jagung bakar. Jagungnya enak bangeeeettt!!! Kalau ke Bali harus mampir ke pantai ini yah!

Catatan:
Kalau ingin berenang berhati-hatilah pada karang-karang tajam yang banyak bertaburan. Jangan sampai nanti ingin bersenang-senang malah pulang berdarah-darah.

Happy traveling!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: